Mengenal Microsoft Sharepoint

Indonesian:

Microsoft Sharepoint adalah produk Microsoft yang dapat digunakan sebagai media berbagi informasi (sharing point). Tujuannya adalah mendekatkan proses berbagi informasi (dengan menggunakan web) - ke pengguna yang melakukan bisnis (business user).

Sebelum munculnya MS Sharepoint, untuk membangun sebuah situs yang digunakan dalam proses bisnis; dibutuhkan peran seorang System Administrator. System Administrator akan melakukan proses persiapan situs, implementasi, pembuatan isi dan pengisian data.
Padahal belum tentu seorang System Administrator mengerti tentang kebutuhan bisnis yang diemban oleh situs tersebut. Dan kalau toh System Administrator bisa mengerti - maka dia harus menjadi superman - orang yang tahu segalanya mulai dari kebutuhan bisnis hingga teknis implementasinya.

MS Sharepoint, merubah pradigma tersebut dengan mendekatkan proses pengembangan situs bisnis menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan oleh pengguna bisnis. Ini dapat terjadi karena didalam MS Sharepoint telah tersedia template-template standar dan fungsi-fungsi pembuatan situs, dan bahkan dengan “webpart” , tampilan-tampilan standar tersebut dapat diatur dari antar muka web yang disediakan.

Saya sendiri melihat MS Sharepoint sebagai framework yang 70% sudah jadi. Artinya, dengan menggunakan kemampuan standar yang sudah tersedia, kita dapat dengan cepat membangun aplikasi bisnis diatas MS Sharepoint. 30% sisanya adalah tugas kita untuk melakukan penyesuaian (customization) agar tampilan / fungsi-fungsi standar tersebut sama persis dengan yang diinginkan.

Komponen-komponen standar tersebut antara lain:
1. List , yang dapat dipandang sebagai tabel dan menjadi komponen dasar dari komponen-komponen yang lain
2. Document Library, merupakan pengembangan dari List yang ditambah dengan relasi ke file-file; dapat dipandang sebagai folder penyimpanan
3. Picture Library, merupakan document library yang khusus untuk menyimpan file-file gambar

Istilah-istilah lain yang tak kalah pentingnya adalah WebPart, WSS, dan SPS. WebPart adalah komponen presentasi didalam MS Sharepoint yang dapat diatur dengan menggunakan antar muka web yang tersedia. WSS atau Windows Sharepoint Services adalah layanan (services) dasar MS Sharepoint yang tersedia sebagai bagian dari sistem operasi MS Windows 2003. SPS atau Sharepoint Portal Server adalah portal Sharepoint yang dibangun dengan menggunakan framework WSS; berbeda dengan WSS yang didistribusikan secara gratis, SPS memerlukan lisensi tersendiri. Dengan sendirinya, kalau kita mau menggunakan SPS, maka sistem operasi yang dibutuhkan adalah MS Windows 2003 yang sudah diinstall WSS.
WSS membutuhkan storage yang berupa database MS SQL Server (minimal SQL 2000 dengan SP3). Namun, jangan khawatir - WSS juga dapat menggunakan MSDE atau SQL 2005 Express Edition. Artinya, kita cuma perlu membeli MS Windows 2003 dan sudah dapat mengembangkan aplikasi diatas Sharepoint.
Saya sendiri lebih menyarankan menggunakan MS SBS (Small Business Solution) - yang merupakan bundel OS (Windows 2003) - Database (MS SQL 2000) - WSS - SPS - ISA - Exchange. Bundel ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli secara terpisah.

Custom First!
Lantas pedoman apa yang harus diingat pada saat menggunakan MS Sharepoint untuk membangun aplikasi bisnis? Custom First!
Dengan mengingat tujuan utama MS Sharepoint diluncurkan, maka proses penyesuaian sebaiknya dilakukan dengan memanfaatkan apa yang sudah tersedia. Kita dapat memanfaatkan javascript, CSS, XML, XSLT atau themes dari FrontPage 2003.
Kalau masih belum memenuhi keinginan, barulah kita beralih dengan menggunakan alat bantu pemrograman, seperti Visual Studio dsb.

Berikutnya.. bagaimana cara menginstall WSS.

Avatar
Riwut Libinuko
Sr. Cloud Solution Architect

My research interests include distributed robotics, mobile computing and programmable matter.

comments powered by Disqus

Related